Diskusi Ilmiah: Tata Kelola Big Data Non Digital

Dunia tengah memasuki revolusi digital atau industrialisasi keempat. Penggunaan Internet of Things (IoT), big data, cloud database, blockchain, dan lain-lain akan mengubah pola kehidupan manusia. Big data menjadi istilah yang lagi hype di era digital ini. Definisi big data sering kali merujuk pada ketersediaan data dalam jumlah yang sangat banyak, lebih banyak dibanding era manapun sebelumnya. Data yang dimaksud adalah data digital, sehingga boleh dibilang sulit memisahkan antara perkembangan teknologi digital dengan fenomena kemunculan big data. Maka dari itu, Jurusan Seni Rupa menyelenggarakan Diskusi Ilmiah Tata Kelola Big Data Non Digital pada Rabu, 6 November 2019 dengan narasumber Dr. Djuli Djatiprambudi, M.Sn. Diskusi ilmiah bertempat di T3.02.13 Jurusan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya. Diskusi ilmiah ini diselenggarakan sebagai salah satu kegiatan di Pekan Ilmiah Universitas Negeri Surabaya.

WhatsApp Image 2019-11-06 at 09.40.13Peserta diskusi sebanyak 50 peserta, yang terdiri dari 25 dosen Jurusan Seni Rupa dan Jurusan Desain, dan 25 mahasiswa jenjang sarjana dan pascasarjana yang telah mendaftar pada panitia. Djuli menyampaikan pentingnya pengelolaan big data di era disrupsi dan perkembangan revolusi industri 4.0. Kepemilikan data merupakan faktor penting dalam keberlangsungan nuansa ilmiah baik di dunia akademik maupun praktik. Data yang dimiliki bisa dipergunakan untuk penelitian, mengajar, membuat karya kreatif, dan sebagainya.

WhatsApp Image 2019-11-06 at 09.40.12Antusiasme peserta diskusi sangat tinggih, sehingga berpotensi untuk diadakan diskusi bagian kedua, tentang pemanfaatan data dalam beberapa situs yang bisa dimanfaatkan dalam kampanye self-branding, pengelolaan data, dan penyebaran informasi.

Comments are closed.

© 2014 JURUSAN SENI RUPA . ALL RIGHTS RESERVED.