SRDG Lahir Kembali

Kemarin, (18/12) pemandangan berbeda tampak dari jurusan Seni Rupa & Desain Grafis (SRDG), sejak pagi buta terlihat seluruh mahasiswa SRDG sedang sibuk mempersiapkan acara krusial mereka yang lazimnya diperingati setahun sekali. Ya, ini kali pertama sejak lebih-kurang sekitar 4 tahun silam, SRDG merayakan ulang-tahunnya Di depan gedung kebanggaan T3, Fakultas Bahasa & Seni (FBS).

Acara ini sendiri awalnya direncanakan tanggal 15 Desember 2014, namun karena ada kendala internal maka diundur menjadi tanggal 18 Desember 2014. “jadi, acara ini diadakan dalam rangka ulang tahun SRDG yang ke-49, yang sebenarnya jatuh pada tanggal 15 desember 2014 dan nama acara ini sebenarnya adalah pekan kreativitas mahasiswa, namun ini merupakan sub-acara dari Diesnatalis SRDG. Karena waktu yang tidak memungkinkan juga, yang sebenarnya “pekan” jadi cuman sehari saja, hehe.” Tutur ketua pelaksana, Hasprita R. Mangunsong, ketika diwawancarai tim sesasi.

Ada yang spesial dari Diesnatalies kemarin selain kembali merayakan hari jadinya, ini kali pertama adanya kolaborasi antara Dosen dan mahasiswa SRDG, mulai dari diskusi konsep acara sampai perencanaan eksekusi acara. “konsep acara didiskusikan bersama di ruang rapat jurusan SRDG, runtutan acaranya sih kurang lebih ada bersih-bersih (kerja bakti) membersihkan gedung, yang dijadikan simbol kembali bersih, lalu tasyakuran, penerbangan balon tanda launching dua prodi baru Fakultas Seni dan Industri Kreatif (fakultas terbaru yang akan dibangun), lomba-lomba dan terakhir pensi (pentas seni) dan perform band-band yang dihadirkan dari luar jurusan seperti Noise Brut, ClassHead, Erika Kirihara Playing Hardcore, KR, Moonhead, dan band-band lokal lain.” Imbuh mahasiswi Seni semester tiga itu.

Acara dinilai berhasil sebab dilihat kinerja partisipan dari antusias para audience sangat baik. Mengingat persiapan hanya dua minggu dan prepare acara hanya 5-6 hari saja, waktu yang singkat untuk acara kompleks seperti ini. Membuat ketua pelaksana kalang-kabut mengatur perencanaan acara dan manajemen sie-sie yang dimotorinya, kendala lain seperti padamnya listrik saat lomba-lomba sudah dimulai, dan itu cukup membuat panitia memutar otak untuk pengadaan genset.

Namun, terlepas dari itu Bapak Dr. Djuli Djatiprambudi, M.Sn., selaku Kajur (ketua Jurusan) mengaku senang terhadap kinerja partisipan, yang digawangi HMJ SRDG. Hal senada juga diungkapkan oleh pembimbing, Marsudi, S.Pd., beliau mengapresiasi seluruh panitia yang telah bekerja membantu menyukseskan Diesnatalies SRDG 49.

Diungkapkan oleh dosen-dosen purnatugas, dan dosen senior SRDG yang kemarin diundang secara khusus, mengatakan bahwa ini adalah hari milik SRDG dan hari ini Jurusan berbasis seni dan desain ini lahir kembali dengan semangat baru, jiwa besar, dan berkarya dengan sebaik-baiknya. “Ini sungguh diesnatalies yang spesial menurut aku, banyak warna banyak cerita, harapannya jurusan SRDG setara dengan Jurusan berbasis seni dan desain yang ada di luar negeri.” ucap Hasprita. (gigi)

Sumber: Sesasi FBS

Post comment

You must be logged in to post a comment.

© 2014 JURUSAN SENI RUPA . ALL RIGHTS RESERVED.