‘Monolog': Muchlis Arif’s Ceramics Solo Exibition

September Art Month (SAM) merupkan kegiatan seni rupa tahunan yang memberikan ruang ekspresi bagi perupa-perupa Jawa Timur. Pada mulanya kegiatan ini diperuntukan untuk para seniman di daerah Kota Batu untuk membuka studio merka kepada masyarakat umum. Dorongan antusiasme dari para seniman dan apresiator seni membuat  kegiatan ini berkembang dengan adanya pameran-pameran yang terbuka untuk seniman Jawa Timur. Di dalam rentetan kegiatan ini, Muchlis Arif, salah satu dosen di Jurusan Seni Rupa, menggelar pemeran tunggal yang berjudul ‘Monolog’ dengan topik “mengendap sejenak mencari kesejatian”. Muchlis Arif memamerkan sekitar 20-an karya seni intalasi keramiknya di studio ‘Matahati Keramik’, yang berlokasi di Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

WhatsApp Image 2019-09-21 at 22.54.52Pameran ini di buka oleh Mas Isa sebagai ketua pelaksana SAM pada 21 September 2019 pukul 19.00 WIB.  Ditengah dinginnya Kota Batu pemeran ini dibuka dengan kesederhanaan yang memberikan kehangatan yang terasa dari keramahan para apresiator seni yang datang.

WhatsApp Image 2019-09-22 at 20.23.44Keramik dalam pameran seni rupa jarang terdengar bagi masyarakat Indonesia. Selain sebagai seni terapan, keramik merupakan media yang dapat digunakan sebagai media ekspresi seniman. Pameran ini juga mengantarkan pemikiran masyarakat pada pandangan keramik bukan hanya sebatas vas bunga atau perabotan rumah tangga saja. Dengan penguasaan teknik pada keramik, Muchlis Arif mengekpresikan pemikrannya menjadi karya-karya instalasi. Penuangan ide dalam karya-karyanya ini didasari dengan komunikasi terhadap dirinya seniri. Di dalam dunia seni pertunjukan khususnya dalam teater, berdialog dengan diri sendiri disebut Monolog yang akhirnya diangkat menjadi judul dalam pameran ini.

WhatsApp Image 2019-09-21 at 20.21.42Karya-karya yang ditampilkanpun kebanyakan memiliki gambaran kesendirian. Seperti pada karya yang berjudul “Terpendam Dalam Kesendirian” dengan sejumput lumpur berwarna hitam di tengah cairan yang membeku di dalam mangkok. Objek hitam ditengah seperti sebuah pemikiran yang abstrak membeku di tengah wadah yang bisa menjadi sebuah refleksi tubuh manusia. Menenangkan pemikiran merupakan proses mengenali diri lebih dalam lagi. Memberikan makna ulang terhadap sebuah mangkok memberikan penyadaran bahwa diri adalah tempat pemikiran dan bukan hanya sebagai tempat mengisi makanan. Dari karya ini kita dapat mengartikannya secara luas sebgai kritik terhadap diri untuk tidak hanya mengurus kepentingan dunia. WhatsApp Image 2019-09-21 at 23.06.06Pemikiran multidisiplin yang dimiliki Muchlis Arif tergambar dalam penggabungan antara seni rupa dengan teater. Monolog sebenarnya terjadi dalam kehidupan manusia di setiap hari. Berbicara dengan diri sendiri biasa disebut dengan “self talk” (membatin) dalam dunia psikologi yang berhubungan erat dengan keyakinan terhadap diri sendiri. Keyakinan akan merubah pemikiran, pemikran merubah tingkah laku, dan tingkah laku merubah kenyataan. Monolog juga merupakan pengekspresian dari permasalahan abstrak pemikiran manusia. sehingga penggambaran kerya-karya yang dihasilkan adalah tindakan individu yang menanggapi situasi di sekitarnya. Mempercayai diri sendiri merupakan satu tahapan dari proses mempengaruhi lingkungan. Dengan pemeran ini apresiator dapat merasakan pesan bahwa kita harus menggali kedali diri untuk meraih apa yang kita inginkan. (Anggun Setiawan_SRM16)

Comments are closed.

© 2014 JURUSAN SENI RUPA . ALL RIGHTS RESERVED.