Jurusan Seni Rupa dan Jurusan Desain UNESA Menyelenggarakan Kuliah Tamu Bertema “Seni dan Desain: Ruang, Kata, Cerita, dan Kreativitas”

Kuliah tamu dengan tema “Seni dan Desain: Ruang, Kata, Cerita, dan Kreativitas” diselenggarakan oleh Jurusan Seni Rupa dan Jurusan Desain FBS Unesa pada hari Senin, 9 September 2019 di Auditorium Gedung T13, Fakultas Bahasa dan Seni, Unesa. Acara tersebut dimulai pada pukul 08.30-12.00. Acara ini bersifat wajib bagi mahasiswa Seni Rupa dan Desain angkatan 2018 dan 2019, dan bagi mahasiswa angkatan lain yang ingin mengikuti kuliah tamu ini. Oleh karenanya, jumlah peserta kuliah tamu mencapai sekitar 400 peserta.

20190909_105715

Salah satu tujuan menghadirkan dua narasumber yang memiliki reputasi yang sudah tidak diragukan lagi dalam bidang seni rupa dan desain, adalah untuk memberikan motivasi dan wawasan yang luas dalam dunia Kesenirupaan dan Desain. Diharapkan dari materi yang disampaikan oleh narasumber, dapat memunculkan kegelisahan mahasiswa, yang bermanfaat untuk memunculkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif sebagai bekal mereka meniti karir di bidang seni dan desain.

IMG-20190909-WA0041

Pembicara pertama pada kesempatan kali ini adalah Cindy Tan, B.A., M.A., seorang Museum Masterplaner – Exhibit Designer di Museum Macan. Beliau membawakan materi dengan judul “Ruang yang Bercerita, Narasi Lewat Desain pada Museum/Pameran”. Cindy memulai materinya dengan penjelasan tentang nilai-nilai yang bisa didapatkan dari seni dan desain. Nilai yang dimaksud adalah nilai pengalaman estetik yang didapatkan di museum untuk memberikan peluang mereka untuk bercerita. “Seni dan desain adalah ruang untuk menyampaikan sesuatu” ujarnya. Lebih lanjut, Cindy mengatakan bahwa nilai dan memori yang tersimpan dalam museum bisa diistilahkan sebagai cabinet  of curiousity (lemari keingintahuan), atas si empunya karya yang disimpan/dipamerkan. Di akhir materinya, Cindy menekankan bahwa sebagai mahasiswa seni dan desain harus  mampu menceritakan karyanya di mana alasan-alasan yang dipilih harus bisa dijelaskan kepada khalayak dengan gaya komunikasi yang menarik.

IMG-20190909-WA0040

Pada sesi kedua, Deddy Duto Hartanto, S.Sn., M.Si., dari Maindesign Creative Industry – Founder DM Communication. Beliau mengangkat judul “Design Speaks Concept Sells”. Deddy Duto membawakan materi dengan melakukan interaksi langsung dengan mahasiswa. Hal tersebut beliau lakukan untuk mendapatkan atensi peserta kuliah tamu. Lebih lanjut, beliau menekankan relasi gaya penyampaiannya dengan materi yang disampaikannya, yaitu dikarenakan mahasiswa saat ini menuntut gaya yang edan dalam penyampaian materi. Deddy menampilkan contoh-contoh materi yang dekat dengan mahasiswa, dengan sedikit mendekonstruksi stigma beberapa mata kuliah yang ‘dianggap’ kaku, ke dalam pembelajaran kreatif yang menyenangkan, dan itu semua diperoleh jika pendidik mendesain metode pembelajarannya dengan baik dan kreatif. Seniman maupun desainer, atau dosen bidang seni dan desain yang mewajibkannya untuk berpikir kreatif, harus memiliki konseptualisasi yang baik terhadap suatu fenomena dan peka terhadap keadaan. Hal tersebut memberikan daya pada konsep yang ditawarkan dalam karyanya, dan memberikan lebih banyak pesona dalam penyampaiannya ke masyarakat. Oleh karenanya, Deddy sangat menyarankan seluruh elemen di Jurusan Seni Rupa dan Jurusan Desain Unesa untuk dapat saling meningkatkan daya kreatif baik dalam konsep maupun penyampaian karyanya. (ptjs)

Comments are closed.

© 2014 JURUSAN SENI RUPA . ALL RIGHTS RESERVED.